Bank Permata Berikan Beasiswa AJI "Banking Journalist Academy"

PT Bank Permata Tbk. memberika beasiswa kepada wartawan dari berbagai media nasional untuk mengikuti “Banking Journalist Academy” (BJA) yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Program ini sebagai bagian dari program corporate social responsbility (CSR) perseroan.

Ketua AJI Indonesia, Eko Maryadi, mengungkapkan isu perbankan adalah hal penting yang harus dikuasai para jurnalis. “Dengan pesatnya perkembangan dunia perbankan saat ini, diperlukan pengetahuan dan pemahaman yang lebih mumpuni bagaimana media melaporkan pemberitaan isu perbankan secara khusus dan ekonomi bisnis secara umum,” ungkapnya dalam Pembukaan Program BJA di PermataBank Tower I, Sudirman, Jakarta, Jumat (11/1).

BJA merupakan program beasiswa Short Course selama 12 hari yang ditujukan bagi jurnalis muda Indonesia dengan tujuan meningkatkan kapasitas jurnalis dalam meliput isu-isu perbankan, serta mendorong liputan media yang berkualitas dan beretika terkait isu perbankan.

Peserta dipilih melalui proses seleksi berdasarkan proposal usulan liputan tentang isu perbankan yang baik dan menarik. Sebanyak 18 jurnalis terpilih dari 60 proposal yang masuk.

Executive Vice President, Head of Corporate Affairs PermataBank, Leila Djafaar, mengungkapkan “Pendidikan merupakan sarana yang kami pilih untuk meningkatkan kapasitas jurnalis. Hal ini selaras dengan program CSR PermataBank melalui PermataHati yang menekankan pada aspek pendidikan”.

“Semangat yang kami usung melalui pendidikan ini, sejalan dengan misi yang dimiliki oleh AJI Indonesia. Untuk itu pada tahun 2013 ini, PermataBank bekerja sama dengan AJI Indonesia menyelenggarakan program Banking Journalist Academy periode pertama yang dilakukan pada awal Januari – Februari 2013 di Jakarta,” tambahnya.

Leila berharap melalui program beasiswa Banking Journalist Academy ini, jurnalis muda Indonesia dapat lebih meningkatkan kualitas, kemampuan dan pemahamannya terhadap dunia perbankan, utamanya dari aspek bisnis, operasional dan risiko.

Ke depan, AJI berharap program ini bisa dikembangkan ke berbagai kota untuk memeratakan sumber daya jurnalis yang berkompeten dalam isu liputan perbankan. (EVA)

 

Sumber: swa.co.id


News Update Lainnnya