Siaran Pers : Banking Journalist Workshop (BJW) Hadir di Surabaya

SiaranPers                                                                                                        

14 Oktober 2016

Banking Journalist Workshop (BJW) Hadir di Surabaya

Dukung pemahaman Literasi Keuangan bagi Media-media di Regional


 

SURABAYA – Tingkat literasi masyarakat Indonesia tentang lembaga keuangan ternyata masih belum optimal. Meskipun kehadiran lembaga keuangan seperti perbankan sudah lama di Indonesia, namun tingkat literasi lembaga keuangan di Indonesia baru sekitar 21,5%


 

Geliat aktifitas perbankan dan lembaga keuangan yang masih terkonsentrasi di kota-kota besar mengakibatkan akses masyarakat ke perbankan masih didominasi masyarakat perkotaan. Disamping tradisi masyarakat untuk menabung masih bersifat tradisional melalui wadah atau tempat tertentu di dalam rumah mereka, penggunaan medium digital melalui smartphone menjadi peluang yang terbuka lebar bagi dunia perbankan untuk meningkatkan literasinya kepada masyarakat.


 

Sejalan dengan hal tersebut, PermataBank dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia & Surabaya dengan dukungan Kedutaan Besar Australia menyelenggarakan program Banking Journalist Workshop (BJW) untuk kali yang kedua dengan mengusung tema Literasi Keuangan pada tanggal 14-15 Oktober 2016. Selain untuk meningkatkan kualitas para jurnalis muda di Indonesia melalui program pendidikan yang berkelanjutan, hal ini turut mendukung pemahaman literasi keuangan yang tengah digalakkan oleh Regulator.


 

BJW merupakan pengembangan dari Banking Journalist Academy  (BJA) yang sudah digulirkan untuk ke-empat kalinya dan meyasar media-media di luar Jakarta. Bilamana tahun lalu beberapa Jurnalis dari Aceh hingga Flores (NTT) ikut berpartisipasi di Jakarta, tahun 2016 ini BJW hadir di Surabaya untuk mendekatkan diri dengan media-media di wilayah timur Indonesia.


 

Dalam program BJW kali ini, terpilih 22 peserta melalui seleksi yang sangat ketat yaitu

 

  1. Abdul Rifai Harian Umum Alkhairaat - Palu
  2. Febriandy Abidin - LKBN Antara Gorontalo
  3. Evangline Lita A - The Jakarta Post Manado
  4. Ishak Kusrant -Smart FM Manado
  5. Sitti Harlina - suarakendari.com Kendari
  6. Rahmat Rahman Patty- Kabar Timur Ambon
  7. Mariyana Ricky Prihatina Dewi – Solo Pos
  8. Dedi M. Assalafi - MNC Media Bojonegoro
  9. Eka Rimawati - CNNIndonesia Sby/Jombang
  10. Miski –Malang Voice.com Malang
  11. Agus Setiyanto - SatelitPost Purwokerto
  12. Marwah - Kabar Makassar (Online)

  Qodriansyah A. Sofyan, i-NewsTV (MNC) Makassar

  Muhammad Yunus - Makassar Terkini

  Muhammad Takdir HARIAN FAJAR Makassar

  Ricky J.B- Rakyat Merdeka Online Bengkulu

  Datuk Haris Molana -Portalsatu.com Aceh

  Reni C. Mutiasari -kabarnias.com (Sumut)

  Gemal A. Nasser Panggabean. Bisnis Indonesia Pekanbaru

  Suwarny Dammar Koran SINDO Makassar

  Supriyadi -indeksberita.com Surabaya

  Restu Distia - Jawa Pos Surabaya


 

Selain itu, ada hal yang menarik karena ikut hadir 5 mahasiswa jurusan Komunikasi dari Universitas Airlangga (Unair) dalam BJW ini yaitu

 

  1. Shafira E. Yasmine
  2. Revindia Carina
  3. Yuslihun Nisa

  Zakaria

  Ami Hamidah

“BJA dan Banking Journalism Workshop (BJW) yang akan diadakan bagi jurnalis regional merupakan program pendidikan yang unik yang diadakan oleh institusi perbankan seperti PermataBank.   Objektif dan visi program ini sejalan dengan komitmen jangka panjang Australia bagi Indonesia terutama di bidang peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Oleh karena itu kami gembira dapat berpartisipasi di dalam penyelenggaraan program BJA dan BJW di tahun 2016 ini, yang kami harap dapat menjadi kerjasama berkelanjutan,” ungkap Laura Kemp, First Secretary (Public Affairs), Australian Embassy - Jakarta


 

Richele Maramis, Head Corporate Affairs PermataBank mengatakan, “Kami sangat senang dapat bermitra dengan AJI Indonesia dan juga The Australian Embassy dalam mengembangkan BJA dan BJW kali ini. Memasuki tahun ke empat untuk BJA & tahun kedua untuk BJW, program ini semakin menunjukkan kualitasnya dan menjadi benchmark para jurnalis di Indonesia. Banyak lulusannya yang jenjang karirnya menjadi lebih  baik dengan menempati posisi sebagai wakil/redaktur maupun redaktur senior. Di beberapa media, silabus program BJA bahkan menjadi bacaan wajib bagi reporter pemula karena merangkum banyak materi keuangan dan perbankan secara mendalam dan menyeluruh”.


 

“Pemilihan tema Literasi Keuangan dalam BJW 2016 ini menjadi ikhtiar kami dalam mendukung program Regulator, dalam hal ini OJK untuk makin memberikan pemahaman terhadap lembaga keuangan. Oleh karena itu, kami tidak ingin hanya membuat program yang baik ini di Jakarta, namun teman-teman jurnalis di Regional juga harus memiliki kualitas yang sama baiknya. Meski BJW kami buat di Surabaya, namun animo Jurnalis di wilayah barat seperti Bengkulu & Pekanbaru sama tingginya dengan di wilayah timur. Hal ini mencerminkan bahwa program berkualitas semacam ini menjadi kebutuhan bagi banyak media di tanah air”, jelas Richele.


 

Disisi lain, Prasto Wardoyo, Ketua AJI Surabaya menjelaskan, "Seiring tumbuhnya industri media, lahir jurnalis generasi baru yang pada umumnya belum memiliki pengalaman meliput atau menulis laporan jurnalistik secara mendalam. AJI sebagai organisasi profesi senantiasa mendorong jurnalis bekerja secara profesional, kompeten dan beretika melalui berbagai program pelatihan, seminar, diskusi publik, dan beasiswa untuk meningkatkan pemahaman pada isu-isu tertentu."


 

“Program seperti ini, lanjutnya, adalah salah satu upaya AJI untuk meningkatkan kapasitas jurnalis, khususnya bagi jurnalis yang sehari-harinya meliput isu perbankan dan ekonomi makro. Melalui short course yang berlangsung selama dua bulan, jurnalis mendalami isu perbankan, termasuk bagaimana meliput dan menuliskannya di media. Dengan adanya kerjasama dan dukungan dari Kedutaan Australia, semakin memperluas kesempatan peserta untuk memahami kondisi ekonomi dan ilmu  jurnalistik dari sudut pandang internasional”


 

Program pendidikan yang berkesinambungan

Tahun 2016 merupakan tahun kedua penyelenggaraan BJW.  Para Jurnalis terpilih akan mengikuti 7 sesi kelas di hari Jumat-Sabtu, mulai tanggal 14 – 15 Oktober 2016 dengan difasilitasi oleh para mentor dari kalangan praktisi ekonomi, perbankan serta media dari Indonesia dan Australia. Salah satu keunggulan program ini adalah kelengkapan materi pendidikan yang disampaikan oleh para pakar di bidangnya, baik pengetahuan ekonomi & perbankan dan pengetahuan terhadap isu-isu terkini baik di Indonesia maupun Global sehingga para jurnalis mendapatkan pengetahuan yang mendalam.


 

Beberapa pemateri disampaikan oleh Senior Manajemen PermataBank seperti Wijani Tjendro – Head Region 7 yang membawahi area network di Jatim, Chandra Tjong - Head, Client Relationship Asset Management yang sangat paham karateristik bisnis di wilayah timur Indonesia.


 

Sebagaimana tahun lalu, OJK turut aktif mendukung program ini. Mulya P. Siregar - Komisioner OJK turut  memberikan paparan tentang Peran strategis OJK dalam mengembangkan Literasi Keuangan yang inovatif dalam BJA beberapa waktu yang lalu. Bertindak sebagai Kepala Sekolah program BJA & BJW yaitu Hasudungan Sirait serta didukung oleh Feby Siahaan. Keduanya merupakan jurnalis senior dan mantan jurnalis di media-media terkemuka di Indonesia.

 

 

Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:

 

Richele Maramis

SVP, Head Corporate Affairs PermataBank

P: +62 21 523 7788

e: corporate.affairs@permatabank.co.id

Prasto Wardoyo

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya

c: 08121619705

e: prasto_wardoyo@yahoo.com

 

 

 


News Update Lainnnya